Apakah Oper Alih Kredit Mobil Diijinkan Leasing dan Bank?

oper alih mobil

Pertanyaan yang banyak kami jumpai dari nasabah adalah terkait dengan tindakan oper alih kepemilikan atas unit mobil yang masih kredit? Dan apakah bedanya tindakan ini dengan program take over yang juga ditawarkan oleh Nominal? Atas pertanyaan seperti ini, kami menjawab yang kedua terlebih dahulu, yaitu program pengalihan leasing kami bukanlah mengganti pemilik mobilnya. Kendaraan tetap menjadi milik nasabah pemohon pinjaman. Jadi, program pindah leasing kami benar-benar sebagai solusi pendanaan masyarakat yang terkendala saat ingin menggadaikan bpkbnya tapi masih mencicil.

Lalu terkait hal ditanyakan apakah boleh nasabah menjual kredit mobilnya ke orang lain (oper alih)? Jawabannya juga “tidak boleh!” Hal ini melanggar perjanjian kontrak antara nasabah dengan perusahaan pembiayaan (leasing). Karena semua perjanjian kredit memuat klausula pengalihan unit. Proses tersebut hanya boleh dilakukan oleh leasing bukan oleh konsumen.

Jadi jika anda mengalami kesulitan dan permasalahan finansial, lalu merasa jalan satu-satunya menjual mobil adalah solusi paling tepat, maka sebaiknya konsultasikan kepada kreditur (bank atau leasing). Apakah mereka mengijinkan transaksi oper alih kredit mobil tersebut?

Jika anda melunasi keseluruhan angsuran kredit, lalu menjual unitnya ke orang lain, pasti diijinkan. Dan anda butuh dana khusus untuk transaksi penebusannya. Itulah di beberapa kreditur, ada yang menyediakan pinjaman dana talangan, untuk menebus pelunasan cicilan. Jika kewajiban anda kepada leasing sudah selesai dengan adanya pelunasan, maka penjualan unit juga menjadi hak anda tanpa perlu persetujuan kreditur. Tetapi jika kreditnya diteruskan oleh pihak lain, inilah yang berbahaya. Apalagi jika tidak memberitahukan kepada leasing atau bank. Ini sudah melanggar kesepakatan yang anda tanda tangani sendiri.

oper kredit mobilOper alih tidak resmi adalah tindakan yang melanggar hukum. Konsumen dapat diperkarakan di pengadilan jika melakukan tindakan tersebut. Berhati-hatilah dalam melakukan transaksi pengalihan kredit mobil ke pihak lain.

Sekalipun ada pihak perbankan dan perusahaan pembiayaan yang mengijinkan terjadinya transaksi oper pengalihan kredit mobil (walau setahu kami sangat jarang terjadi), maka prosesnya menjadi lebih sulit. Perjanjian yang di awal sudah disahkan notaris, harus di-amandemen atau dibatalkan. Lalu kreditur akan melakukan survei kelayakan nasabah baru sebagai penerima unit. Jika dinilai layak, maka akan diterbitkan perjanjian pinjaman yang baru.

Kesimpulan

Atas dasar penjelasan di atas, maka transaksi oper alih pinjaman kredit mobil dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Adalah tindakan yang harus diwaspadai karena berkaitan dengan hukum mengikat. Ada perjanjian yang dilanggar jika konsumen melakukannya sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan bank dan leasing.
  2. Adanya beberapa proses yang harus dilakukan, bukan sekedar mencari calon pembeli dan merasa pasti disetujui. Proses survei kelayakan tetap harus dilakukan karena nasabah berbeda.
  3. Jika leasing dan bank membolehkan pengoperan unit mobil kreditan, maka diawali dengan pembatalan perjanjian pinjaman kredit di awal, dilanjutkan dengan survei ke debitur baru, lalu diterbitkan kontrak perjanjian yang baru.

Oper Alih
5

Ringkasan

Transaksi oper alih kepemilikan kredit mobil adalah tindakan yang melanggar perjanjian kontrak nasabah dengan bank dan leasing. Menjual mobil ke orang lain dan diteruskan kreditnya adalah pelanggaran hukum atas kesepakatan

Portal Keuangan Nominal

Nelson Sitompul

View posts by Nelson Sitompul
Segala bentuk pinjaman dan asuransi yang ditawarkan melalui portal Nominal.co.id adalah dikelola oleh perusahaan resmi di Indonesia. Dukungan bank, perusahaan pembiayaan dan maskapai asuransi merupakan jaminan keamanan transaksi keuangan di sini