Penyebab Gadai BPKB Ditolak Karena Kondisi Mobil!

pinjaman jaminan bpkb mobil

Cukup banyak calon debitur program gadai bpkb mobil yang merasa heran ditolak aplikasi permohonannya oleh leasing dan bank, yang disebabkan karena kondisi mobilnya. Sekalipun secara data administratif dan analisa memenuhi syarat, tetapi saat dicek kendaraannya, maka dengan sangat menyesal kreditur tidak dapat meloloskan permohonan. Apakah anda termasuk dalam kondisi ini? Dan masih belum paham apa yang terjadi? Ulasan ini dapat dijadikan referensi oleh anda!

Permasalahan penolakan pengajuan nasabah program gadai bpkb truk dan mobil cukup banyak penyebabnya. Selain dari hasil analisa survey, tidak lolosnya permohonan kredit dengan agunan bpkb juga dapat disebabkan oleh kondisi mobil itu sendiri. Dan berbagai alasan lembaga keuangan menolaknya dirangkum secara lengkap di bawah ini.

Kondisi Kendaraan Tidak Layak Kredit disebabkan karena:

  1. Disinyalir diragukan kepemilikannya. Inilah salah satu alasan penolakan yang terbanyak. Kasus atas nama adalah hal yang paling dibenci oleh perusahaan pembiayaan atau perbankan. Mulai dari tidak dapat menyebutkan nomer polisi, jenis kendaraan, warna mobil, dan hingga tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah (faktur atau kuitansi pembelian). Pihak surveyor leasing biasanya menggali informasi secara detail pada mobil dan truck yang bpkbnya akan digadai, jika kepemilikan unitnya masih atas nama orang lain. Mobil bekas belum balik nama (BBN) memang bisa saja diajukan, tetapi akan nampak jelas perbedaannya jika memang benar-benar milik nasabah maupun yang hanya kasus atas nama kepemilikan! Pengalaman yang paling konyol adalah jika debitur ingin menggadaikan bpkb mobil mewah (premium car), tetapi rumah nasabah berada di gang sempit dan berdalih jika sehari-hari mobilnya aman ditaruh di ujung gang!
  2. Pajak STNK mati dalam waktu lama (di atas 2 tahun). Ini kondisi fatal yang tidak dapat ditolerir. Misalnya pajak Toyota Avanza yang berada di kisaran 2 juta per tahun, dan nasabah sudah menunggak selama 3 tahun. Coba anda pikirkan, nominal 2 jutaan saja yang per tahun tidak dapat dibayar, bagaimana dengan angsuran gadai bpkb yang per bulan di angka 4 jutaan? Ini mencerminkan bahwa karakter calon nasabah yang buruk yang diragukan akan bertanggung jawab terhadap cicilan! Jika anda butuh dana tunai dengan nilai besar dan ingin menjaminkan bpkb truk atau mobil, sebaiknya hindari penilaian karakter yang buruk seperti ini.
  3. Mobil yang sudah dimodifikasi cukup ekstrim. Misalnya kendaraan pick up yang berubah menjadi varian double cabin. Atau jika jenis truk, biasanya modifikasi dengan cara potong chasis tidak dapat diajukan. Alasan perusahaan pendanaan menolak hal ini lebih kepada resiko kerugian saat lelang, jika mobil tersebut ditarik. Mobil modifikasi pasti bernilai sangat rendah dan jauh di bawah harga pasarannya.
  4. Perbedaan nomer mesin atau nomer rangka. Kasus seperti cukup banyak terjadi di Indonesia. Sekalipun hasil survei menunjukkan analisa yang bagus, tetapi terjadi kesalahan nomer mesin atau rangka antara yang tertera di kendaraan dengan yang di bpkb, dapat mengakibatkan permohonan program gadai ditolak. Memang, masih ada jalan keluarnya yaitu nasabah dapat berkoordinasi dengan pihak samsat untuk melakukan koreksi. Masalahnya, sebagian besar debitur tidak mau melakukan hal tersebut karena menyangka prosesnya membutuhkan waktu lama.pinjaman jaminan bpkb mobil
  5. Bpkb mobil dan truk yang cacat, rusak atau duplikat. Kondisi ini sebenarnya masih bisa diproses selama pihak nasabah mau mengurusnya di kantor samsat. Termasuk juga kondisi bpkb duplikat model lama yang dicap stempel, sebenarnya bisa dirubah menjadi bpkb original seperti ketentuan terbaru, yang sulit dideteksi bahwa bpkb tersebut sebenarnya duplikasi. Pihak penyelenggara program gadai telah memberikan solusi tentang hal ini, tetapi cukup banyak yang malas mengurusnya ke kantor dinas terkait.
  6. Mobil tidak layak pakai dan dalam kondisi rusak. Sekalipun badan kendaraan tidak memiliki goresan apapun, tetapi saat dihidupkan ternyata mesinnya tetap mati, maka bisa saja permohonan nasabah dapat ditolak leasing dan bank. Yang lebih parah adalah jika ternyata mobil tersebut perlu “turun mesin”. Nilai perbaikannya yang butuh puluhan juta dapat mengakibatkan potensi kerugian yang besar saat dilelang. Untuk mengantisipasi nilai lelang yang rendah, maka kondisi ini ditolak permohonannya.
  7. Kendaraan bekas moda transportasi dan distribusi bahan tambang. Termasuk juga mobil maupun truk yang sering digunakan sebagai alat angkut bahan kimia. Kondisi seperti ini ditolak oleh pegadai terkait dengan resale value saat lelang, jika kendaraan ditarik.
  8. Transaksi Gadai pada bpkb yang ingin dioper alih kepemilikannya. Kami pernah mengulas tentang oper alih mobil yang masih kredit. Ini sangat bertentangan dengan klausula perjanjian kredit yang melarang pindah tangan selama kewajiban nasabah belum diselesaikan. Jika anda pernah membeli mobil dari orang lain dengan cara meneruskan cicilannya, maka tidak dapat dilakukan take over. Bank dan leasing yang menawarkan program take over kredit pasti mewajibkan nasabah yang lama yang berhak mengajukan permohonan gadainya.

Demikianlah ulasan lengkap atas penyebab penolakan pinjaman jaminan bpkb mobil yang disebabkan oleh faktor dan kondisi agunan. Sekalipun seorang debitur secara analisa dinyatakan layak dan bagus jika ingin menggadaikan bpkb mobilnya, tetapi dapat terganjal akibat kondisi yang mencakup salah satu dari penjelasan di atas.

Gadai BPKB Mobil
5

Ringkasan

Kreditur gadai bpkb mobil bisa saja menolak permohonan nasabah akibat kondisi agunannya. Sekalipun hasil analisa kelayakan dinyatakan bagus.

Sending
User Review
5 (1 vote)
Portal Keuangan Nominal

Nominal

View posts by Nominal
Portal Nominal adalah media online terpercaya bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan informasi terkait keuangan, pinjaman, bisnis asuransi dan layanan finansial terpercaya lainnya